Detail Berita

Workshop Penguatan Karakter Kewirausahaan di SMKN 1 Banyuputih Hadirkan Narasumber dari Direktorat SMK Kemendikdasmen

Jumat, 25 September 2026 18:57 WIB
81 |   -

Situbondo, 25 September 2026 – SMKN 1 Banyuputih (Skansaba) menyelenggarakan Workshop Penguatan Karakter Kewirausahaan pada Jumat (25/9/2026) sebagai upaya membangun dan memperkuat jiwa kewirausahaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yaitu Elva Lestari, S.K.Pm., yang memberikan materi mengenai pentingnya penguatan karakter kewirausahaan bagi peserta didik SMK.

Workshop ini diikuti oleh guru dan peserta didik dengan penuh antusias. Kegiatan menjadi sarana untuk memperluas wawasan sekaligus memperkuat pemahaman bahwa kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga pada pembentukan karakter positif yang diperlukan dalam kehidupan maupun dunia kerja.

Dalam paparannya, Elva Lestari menyampaikan bahwa karakter kewirausahaan mencakup berbagai nilai penting seperti kreativitas, inovasi, kemandirian, disiplin, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta keberanian menghadapi tantangan dan mengambil peluang. Nilai-nilai tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar peserta didik memiliki mental yang kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Beliau juga menekankan bahwa pendidikan vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan menjadi penggerak ekonomi di masyarakat. Oleh karena itu, penguatan karakter kewirausahaan harus menjadi bagian yang terintegrasi dalam proses pembelajaran di sekolah.

Selain menghadirkan Elva Lestari dari Direktorat SMK Kemendikdasmen, workshop ini juga menghadirkan narasumber kedua, Ummi Salamah, M.Pd., Owner Saung Batik Puspa Bahari Asembagus Situbondo. Kehadiran beliau memberikan perspektif nyata mengenai dunia kewirausahaan berbasis budaya dan potensi lokal yang telah berhasil dikembangkan menjadi usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Dalam sesi pemaparannya, Ummi Salamah berbagi pengalaman mengenai perjalanan membangun dan mengembangkan Saung Batik Puspa Bahari hingga dikenal sebagai salah satu pelaku usaha kreatif di Kabupaten Situbondo. Beliau menekankan pentingnya memiliki karakter pantang menyerah, konsisten, kreatif, serta mampu melihat peluang dari potensi yang ada di lingkungan sekitar.

Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh karakter yang kuat, kemauan untuk terus belajar, dan keberanian untuk berinovasi. Peserta diajak untuk memahami bahwa kewirausahaan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kemudian dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan manfaat bagi masyarakat.
Berbagai pengalaman dan kisah inspiratif yang disampaikan memberikan motivasi kepada peserta didik untuk lebih percaya diri dalam mengembangkan ide-ide kreatif. Melalui contoh nyata yang dibagikan oleh Ummi Salamah, peserta memperoleh gambaran bahwa peluang usaha dapat tumbuh dari kekayaan budaya, kearifan lokal, serta kreativitas yang terus diasah dan dikembangkan.

Kehadiran dua narasumber dengan latar belakang yang berbeda memberikan wawasan yang saling melengkapi. Jika Elva Lestari memberikan penguatan konsep dan karakter kewirausahaan dari perspektif pendidikan vokasi, maka Ummi Salamah menghadirkan pengalaman praktis sebagai pelaku usaha yang telah berhasil mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang bernilai ekonomi. Kombinasi keduanya menjadikan Workshop Penguatan Karakter Kewirausahaan ini semakin bermakna dan inspiratif bagi seluruh peserta.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman, ide, dan pandangan mengenai pengembangan budaya kewirausahaan di lingkungan sekolah. Suasana yang komunikatif membuat workshop berjalan dengan dinamis dan memberikan banyak inspirasi bagi seluruh peserta.

Sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas kehadiran narasumber, SMKN 1 Banyuputih menyerahkan souvenir berupa outer berbahan ecoprint hasil karya peserta didik. Produk tersebut merupakan salah satu karya unggulan sekolah yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis keterampilan dan kewirausahaan.

Outer ecoprint yang diberikan menampilkan motif alami yang dihasilkan dari teknik pewarnaan menggunakan daun dan bahan-bahan ramah lingkungan. Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, produk tersebut juga menjadi bukti nyata kreativitas peserta didik dalam menghasilkan karya yang bernilai ekonomi dan berdaya saing.

Kepala SMKN 1 Banyuputih, Fauzan, S.Kom., M.Kom., menyampaikan apresiasi kepada Direktorat SMK Kemendikdasmen dan narasumber atas ilmu serta motivasi yang diberikan kepada seluruh peserta. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi pemacu semangat bagi warga sekolah untuk terus mengembangkan karakter kewirausahaan dan melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat.

Melalui Workshop Penguatan Karakter Kewirausahaan ini, SMKN 1 Banyuputih menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha di masa depan.


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa
Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini